5 Tools Yang Berguna Bagi Pemegang FRM

Kemajuan pesat dalam teknologi terus mengubah cara para profesional Risk Management dalam melakukan pekerjaan mereka. Artificial intelligence, machine learning, dan natural language processing adalah tiga alat Risk Management terkemuka yang dapat dimanfaatkan oleh Financial Risk Manager(FRM®) untuk menghasilkan efek yang baik. FRM saat ini menerapkan alat yang dibangun dengan teknologi di beberapa bidang, termasuk pendeteksi penipuan, anti pencucian uang, penjaminan kredit, dan pemodelan kerugian kredit yang diharapkan.

Menurut Survei GARP Risk Careers, 18,3% manajer perekrutan mengharapkan untuk mempekerjakan profesional dengan keterampilan teknologi, dan 14,2% menyoroti meningkatnya kebutuhan akan keterampilan cyber security

Ada banyak teknologi yang dapat digunakan FRM untuk mengurangi eksposur organisasi mereka terhadap risiko keuangan. Berikut adalah lima bidang teknologi terkemuka yang dapat mendukung manajemen risiko yang efektif:

 

1. Enterprise Risk Management (ERM) Software

Digunakan untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengurangi risiko di seluruh perusahaan. Sistem ERM yang baik memberi info kepada FRM tentang area di mana risiko yang tidak diinginkan dapat berasal, termasuk sumber tradisional dan tidak konvensional, sehingga mereka dapat mengambil tindakan pencegahan yang tepat. Platform ERM dapat mencakup kemampuan kecerdasan buatan tingkat lanjut yang terkait dengan analitik data, otomatisasi agregasi risiko, penilaian dan simulasi risiko, pemrosesan bahasa alami dan pelaporan risiko

2. Governance, Risk, and Compliance (GRC)

GRC mencakup tata kelola organisasi, manajemen risiko perusahaan, dan kepatuhan terhadap undang-undang terkait. 

3. Automated Credit Scoring Technology

Dengan kasus penggunaan yang mencakup penerbitan kartu kredit, pinjaman pribadi, pinjaman mikro, dan inisiatif kredit konsumen seperti beli-sekarang-bayar-nanti, teknologi penilaian kredit otomatis dapat membantu FRM meminimalkan risiko gagal bayar dan memaksimalkan kesuksesan komersial organisasi mereka.

4. Cybersecurity

Transisi ke digitalisasi, dengan perkembangan dan tuntutan pasar yang terus berkembang, telah menciptakan banyak peluang bagi organisasi. Namun, itu juga telah menghasilkan risiko yang sama sekali baru, karena hacker dan penipu terus-menerus menemukan cara baru dan canggih untuk melakukan pelanggaran data, melakukan penipuan keuangan, dan merusak perusahaan dengan serangan dunia maya.

Solusi keamanan siber yang mudah cenderung mencakup AI dan kemampuan machine learning untuk menciptakan mekanisme pertahanan strategis terhadap ancaman malware, kejahatan cyber, dan lebih luas lagi, untuk menilai segala macam kerentanan siber.

5. Cloud Computing

Cloud menyediakan pemeliharaan dan pembaruan keamanan yang berkelanjutan, dan layanan mereka cenderung disesuaikan dengan kebutuhan organisasi serta kemajuan teknologi.

 

Anda Tertarik Mengejar Sertifikasi FRM?

Lulus ujian adalah langkah pertama Anda untuk mendapatkan sertifikasi FRM, dan Kaplan dapat membantu. Hubungi Kaplan sekarang juga!

 

Sumber: GARP

Leave A Reply

Your email address will not be published.

en_USEN